Ketika saya sedang browsing, saya menemukan artikel ini 5 Ways to Please Your Clients and 5 Reason Why You Should by Alyssa Gregory
Di blog itu diterangkan bahwa Pelanggan selalu benar, mungkin seperti peribahasa "Customer is a King", tapi apakah hal itu terus berlaku?
Alyssa Gregory menerangkan jika kita tertarik untuk menjaga klien, salah satunya adalah Be Ultra Responsive.
Ada benarnya juga, my BOSS sudah pernah mengatakan itu kepada saya sebelumnya. Ada tipe klien yang menunggu kabar apapun dari kita, namun ada tipe klien yang tidak memperdulikan hal itu. Apalagi kalau kita hanya sekedar mengabarkan kalau proyek yang kita kerjakan tertunda :(. Bad News bukan?
Tapi memang hal itu harus dilakukan, seperti kita memasuki rumah orang lain, kita juga harus meminta izin kepada si empunya rumah. Begitu pula dengan proyek yang dikerjakan, apapun hal itu harusnya kita menginformasikan kepada si empunya proyek (baca : Klien).
Namun apa yang kita bisa lakukan kalau saja ada tipe klien asking too much? Hmm... masih sulit, mungkin kita bisa kembali kepada kontrak perjanjian yang telah dibuat atau mungkin akan membuat kontrak untuk pekerjaan baru :D
Di blog itu diterangkan bahwa Pelanggan selalu benar, mungkin seperti peribahasa "Customer is a King", tapi apakah hal itu terus berlaku?
Alyssa Gregory menerangkan jika kita tertarik untuk menjaga klien, salah satunya adalah Be Ultra Responsive.
When you get a message from a client, get back to them as soon as possible. Even if you can’t respond in detail or won’t be starting on the work immediately, let them know you have the information so they aren’t left hanging.
Ada benarnya juga, my BOSS sudah pernah mengatakan itu kepada saya sebelumnya. Ada tipe klien yang menunggu kabar apapun dari kita, namun ada tipe klien yang tidak memperdulikan hal itu. Apalagi kalau kita hanya sekedar mengabarkan kalau proyek yang kita kerjakan tertunda :(. Bad News bukan?
Tapi memang hal itu harus dilakukan, seperti kita memasuki rumah orang lain, kita juga harus meminta izin kepada si empunya rumah. Begitu pula dengan proyek yang dikerjakan, apapun hal itu harusnya kita menginformasikan kepada si empunya proyek (baca : Klien).
Namun apa yang kita bisa lakukan kalau saja ada tipe klien asking too much? Hmm... masih sulit, mungkin kita bisa kembali kepada kontrak perjanjian yang telah dibuat atau mungkin akan membuat kontrak untuk pekerjaan baru :D
Comments (0)
Posting Komentar